Raja Para Bangsa

 

– Raja para bangsa

Mengacu pada bacaan Injil hari ini, Kristus menegaskan bahwa iman harus diwujud-nyatakan dengan tindakan bagi sesama. Inilah yang dikehendaki oleh Kristus kepada kita yang beriman kepada-Nya, agar pelita itu tetap bernyala dan menyinari semua orang.

Dengan memberi cahaya pelita bagi orang lain, maka kita telah hidup menurut pola Kristus sebagai seorang nabi.
Adapun tiga pola hidup Kristus sekaligus menunjukkan fungsinya sebagai seorang nabi yang juga merupakan panggilan semua orang beriman, antara lain:

1. Meneguhkan
Pola MENEGUHKAN ini berfungsi menyemangati agar terus berkembang.

Di sinilah kita diajarkan jika kita melihat segalanya telah berjalan baik, maka tugas kita adalah meneguhkan agar semua yang baik terus bertahan dan bisa berkembang secara nyata.

2. Mengkritik
Pola MENGKRITIK ini berfungsi mengevaluasi demi terwujudnya kebaikan.

Di sinilah kita diajarkan keberanian memberikan masukan atau saran, jika kita melihat ada yang melenceng, maka tugas kita adalah menyampaikan kritik demi kebaikan, sekaligus sebagai otokritik untuk diri kita sendiri.

3. Menghibur
Pola MENGHIBUR yang di dasari oleh kasih, ini berfungsi memberikan harapan agar tetap bersemangat untuk terus berjuang.

Di sinilah kita diajarkan nilai tambah dari seorang nabi. Jika kita melihat ada penderitaan dan masalah, bencana-kesedihan dll, kita harus tampil dan terlibat untuk memberikan penghiburan. Adapun dasarnya adalah kasih. Karena kasih akan membuat kita selalu maju, walaupun kadang-kadang kita ditolak dan disakiti, dijatuhkan dan disingkirkan.

Saudaraku, dengan memberi sesuatu kepada orang lain sekecil apa pun nilainya, berarti kita telah menjadi cahaya untuknya seturut panggilan kita sebagai ‘nabi’.

Salam Kasih dan Damai Sejahtera Kristus senantiasa menyertai kita sekeluarga dalam mengikuti pola hidup Kristus. Amin.

(Visited 15 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *