Kasih Tiada Batas

 

Bacaan: Markus 12:30-31 “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

Renungan:
Hari Valentine merupakan momen di mana masing-masing orang berusaha mengungkapkan kasih serta perhatiannya kepada orang yang ia kasihi.

Sebagai pengikut Yesus, bagaimana sikap kita yang sepatutnya untuk merayakan Valentine?

Pertama, kasih. Kasih adalah ciri khas Allah yang utama yang juga harus menjadi ciri khas seorang pengikut Yesus. Tanpa kasih seseorang belumlah dapat dikatakan mengenal Allah. Oleh karena itu seharusnya setiap hari dijadikan hari kasih sayang yang penuh kasih kepada Tuhan, sesama dan diri sendiri.

Kedua, mengasihi bukan hanya kepada orang yang baik, tetapi juga kepada musuh kita. Mengasihi orang yang mengasihi kita adalah hal yang biasa dan dapat dilakukan oleh semua orang, termasuk orang jahat dan mereka yang tidak mengenal Allah. Tetapi seorang pengikut Yesus mempunyai kelebihan, yaitu : kita harus mengasihi orang yang berbuat jahat kepada kita.

Ketiga, mengasihi bukan hanya dengan perkataan, tetapi juga dengan perbuatan. Jika orang banyak merayakan hari Valentine dengan mengirimkan kartu atau bingkisan kepada orang yang dikasihinya, maka pengikut Yesus harus mewujudkan kasih dalam bentuk yang lebih nyata yaitu berupa pelayanan, pertolongan atau perbuatan yang dapat menjadi berkat bagi sesama yang berkekurangan. Keempat, mengasihi bukan sekali-sekali, tetapi setiap hari.

Perintah untuk mengasihi di dalam Alkitab sering disebutkan sebagai perintah baru. Ini berarti bahwa hal mengasihi tidak cukup hanya yang sudah kita lakukan pada hari-hari yang lampau, tetapi harus selalu merupakan hal yang baru yang kita lakukan setiap hari.

Marilah kita wujudkan kasih kita yang lebih dalam lagi baik kepada sesama dan terlebih kepada Tuhan sebagai wujud pertobatan kita di masa pra Paskah ini, sehingga melalui kehadiran kita nama Tuhan semakin dimuliakan. Tuhan memberkati.

Doa: Tuhan Yesus, taruhlah Roh cinta-Mu masuk lebih dalam lagi di hatiku agar aku dapat menjadi martir cinta kasih-Mu bagi sesamaku dan bagi diri-Mu sendiri. Amin….. (By Sie Komsos)

(Visited 21 times, 1 visits today)

Leave a Reply