Suasana Hikmat dan Bahagia di Hari Ulang Tahun Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) ke-212 Tahun

 

Hari bahagia ini diperingati pada Sabtu, 4 Mei 2019. Dimana Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengadakan kegiatan, “Jalan Santai Kerukunan dan Kebhinnekaan Lintas Agama”. Acara yang dimeriahkan oleh ribuan orang, yang diikuti oleh Paroki-paroki se-KAJ, dan hadir pula Mentri ESDM Bapak Ignasius Jonan, Mentri Agama Bapak Lukman Hakim dan Imam Besar Masjid Istiqlal Bapak KH. Nazarudin Umar Imam serta tokoh agama dari agama lain.

 

Kurang lebih 105 umat dari Paroki Rawamangun ikut serta dalam acara ini untuk memeriahkan Jalan santai Kerukunan dan Kebhinnekaan Lintas Agama. Kami berkumpul di gereja sekitar jam 05.30 dan tiba di Katedral jam 06.15. Umat Paroki Rawamangun begitu semangat dan antusias memeriahkan acara Jalan Santai ini.

 

Dalam sambutannya, Mgr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Pr menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran pimpinan komunitas-komunitas lintas agama, bapak mentri ESDM dan bapak mentri agama. Mgr. Ignatius Suharyo juga menyatakan dengan semangat dan berbesar hati untuk melanjutkan usaha mengamalkan Sila ke-IV yang bertema “Kita Berhikmat, Bangsa Bermartabat”.

 

Romo Antonius Suyadi, Pr sebagai Romo Moderator Seksi HAAK Keuskupan Agung Jakarta menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya PEMILU 2019 dengan baik dan menunggu hasilnya dengan ketenangan dan kedamaian.

 

Mentri Agama bapak Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya mengucapkan selamat hari ulang tahun yang ke-212 kepada seluruh keluarga besar umat Keuskupan Agung Jakarta. Mentri agama juga menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Keuskupan Agung Jakarta dalam berkiprah dan berkontribusi selama ini.

 

Mentri ESDM bapak Ignatius Jonan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara atas terselenggaranya acara ini. Menurut bapak Ignatius Jonan acara tahun ini lebih meriah dari tahun sebelumnya, disebabkan tahun lalu mentri agama tidak bisa hadir. Mentri ESDM berharap kerukunan ini bisa menyebar keseluruh masyarakat, karena perbedaan merupakan sesuatu yang sangat indah.

 

Imam Besar Masjid Istiqlal Bapak KH. Nazarudin Umar dalam sambutannya menyatakan bahwa pempimpin agama merupakan tiang-tiang pancang langit. Selama pemimpin agama aktif membimbing umatnya, maka langit tidak akan runtuh.

 

Setelah sambutan dilanjutkan dengan meniup lilin dan potong tumpeng. Kemudian acara jalan santai dimulai dengan menempuh jarak 3,8 km dimulai dari titik start halaman Gereja Katedral-Jalan Veteran III Gambir-Jalan Perwira Kota Jakarta Pusat-Jalan Lapangan Banteng Selatan-Jalan Lapangan Banteng Timur-Jalan Lapangan Banteng Utara dan kembali lagi ke titik finish halaman Gereja Katedral.


 

Setibanya di halaman Gereja Katedral, kami diberi komsumsi sambil menikmati penampilan marching band dari sekolah Tarakanita, Rebana, Barongsai, Ondel-ondel, Kesenian Pencak Silat THS-THM, dan kesenian daerah Jatilan. Ada juga Senam Bhinneka yang ikut memeriahkan acara dengan menampilkan tarian Poco-Poco dan Gemu Fumire diukuti oleh banyak peserta yang hadir di sekitar halaman gereja Katedral.

 

Begitulah nuansa Hikmat dan Bahagia dalam Perayaan Syukur ulang tahun Keuskupan Agung Jakarta ke-212. Semua peserta yang datang begitu bersemangat dan bahagia. (By Sie. Komsos)

(Visited 49 times, 1 visits today)

Leave a Reply