Hamba Allah

 

– 6 –

Mengacu pada bacaan Injil hari ini, fokus pengajaran Kristus adalah prinsip hidup pelayanan seorang ‘hamba.’
Adapun prinsip hidup pelayanan seorang ‘hamba’ yang kita maknai, antara lain:

1. Mengasihi
Kristus mengajak para murid untuk saling MENGASIHI, karena Allah juga terlebih dulu sudah mengasihi kita.

Di sinilah kita diajak mewujudkan kasih pada Allah dan sesama dalam karya yang murah hati, ucapan yang memberkati, dan doa yang sepenuh hati.

2. Melayani
Kristus mengajarkan para murid siap untuk MELAYANI, bukan dilayani.

Di sinilah kita diajak siap melayani Allah dan sesama terlebih bagi para ‘korban tersalib’ di tengah dunia yang terluka, dengan tulus tanpa pamrih sebagai hamba yang ‘tidak berguna’, siap melakukan apa yang seharusnya dilakukan.

3. Mengampuni
Kristus mengajarkan para murid siap untuk selalu MENGAMPUNI sesama.

Di sinilah kita diajarkan semangat berbelas kasih terhadap sesama dengan penuh kerendahan hati.
Bunda Teresa dari Kalkuta pernah memberi nasehat:
“Apabila kebaikanmu diabaikan, apabila orang lain salah paham atau mencurigai dan berpikir buruk tentang perbuatan baikmu, tetaplah berbuat baik….”
Itulah keutamaan kristiani yang membawa kebahagiaan sejati karena kita semua sejatinya adalah ‘hamba’, yang selalu berjuang setiap hari.

Saudaraku, sudah selayaknya kita memiliki prinsip hidup pelayanan seorang ‘hamba’ yang mengasihi, melayani dan mengampuni, karena sesungguhnya kita ini berhutang kebaikan kepada Allah atas semua berkatNya setiap hari.

Salam Kasih dan Damai Sejahtera Kristus bersama Bunda Maria selalu menyertai kita sekeluarga sebagai hamba Allah yang siap melayani dengan taat-setia dan rendah hati. Amin.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply