Persatuan seluruh hidup

 

– Persatuan seluruh hidup –

Inilah rencana Kristus untuk perkawinan manusia yakni ikatan perkawinan antara laki-laki dan perempuan itu nyata dan tetap seperti ikatan yang mempersatukan anggota keluarga.

Mengacu pada bacaan Injil hari ini, Kristus mengajarkan tentang perkawinan yang tak terceraikan. Allah telah menentukan sejak semula, bahwa kesatuan perkawinan tidak terceraikan.
Adapun ajaran Gereja Katolik yang menjaga dan mempertahankan ajaran ini, antara lain:

1. Dasar Perkawinan
Perkawinan berakar dari KASIH PENYERAHAN DIRI secara total antara suami dan istri, ini diarahkan untuk kebaikan anak-anak yang dipercayakan oleh Allah kepada mereka, dan oleh karena itu Allah menghendaki agar perkawinan tidak terceraikan.

Di sinilah kita diajarkan bahwa Kristus berkehendak agar perkawinan menjadi buah, tanda, dan persyaratan dari kasih setia yang Allah berikan kepada manusia, dan yang Kristus berikan kepada umat-Nya.

2. Makna Sakramen Perkawinan
Kristus memperbarui dan mengembalikan MAKNA PERKAWINAN seperti yang direncanakan Allah dari semula.
Perkawinan yang diangkat oleh Kristus menjadi SAKRAMEN, memberikan kepada pasangan suami istri sebuah ‘hati yang baru’ yang dapat mengatasi ‘kekerasan hati yang lama’.

Di sinilah kita diajarkan bahwa Kristus adalah penggenapan = ‘YA’ bagi semua janji Allah; dan pasangan suami istri diajak untuk mengambil bagian di dalam realisasi dari kesetiaan kasih Allah kepada manusia dengan juga mengatakan ‘YA’ pada janji perkawinan.

Maka dengan ikatan perkawinan yang tak terceraikan ini, pasangan Kristiani mengambil bagian dalam ikatan kasih yang tak terceraikan antara Kristus dengan Mempelai-Nya, yaitu umat-Nya yang dikasihi-Nya sampai akhir.

Saudaraku, pada dasarnya kehendak Kristus bagi perkawinan adalah satu suami satu istri, yang setia satu sama lain dan tidak terceraikan seumur hidup.
Sebab Allah menghendaki agar perkawinan menjadi tanda lambang kasih-Nya kepada manusia, dan melalui perkawinan manusia mengambil bagian dalam kesetiaan kasih Allah itu, yang juga tetap selamanya.

Salam Kasih dan Damai Sejahtera Kristus senantiasa menyertai kita sekeluarga. Amin.

(Visited 36 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *