Citra dan cerminan Allah

 

– Citra dan cerminan Allah –

Mengacu pada inti bacaan Injil hari ini, Allah menggenapi rencanaNya dalam hidup manusia. Allah berkuasa dan sanggup melakukan segala sesuatu sesuai dengan segala yang sudah dirancangkan-Nya. Hal-hal yang sebenarnya tidak bisa terjadi akhirnya terjadi juga.
Hari ini Gereja Katolik merayakan Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis. Elizabet dan Zakarias, kedua orang tua Yohanes memiliki pergumulan hidup yang luar biasa. Mereka dihina, diolok karena semua pengalaman di dalam keluarga, tetapi mereka tetap berpasrah kepada Allah dan Allah pun memperhatikan iman mereka.
Elisabet, ibu Yohanes dikenal sebagai wanita yang mandul, tetapi Allah telah membuka rahimnya dan memberikan Yohanes sebagai buah rahimnya. Yohanes berarti: ~“Allah telah memberi rahmat”. ~
Adapun keistimewaan dari figur pribadi Yohanes Pembaptis yang penuh kuasa dan wibawa ini, antara lain:

1. Kerendahan hati
“Aku bukanlah Dia yang kamu sangka, tapi Ia yang akan datang kemudian daripadaku. Membuka kasut dari kaki-Nyapun aku tidak layak”. Hati dan hidup Yohanes Pembaptis sangat sederhana tapi kaya makna, karena ia benar-benar mau miskin di hadapan Allah dan sesama.

Di sinilah Yohanes Pembaptis bisa kita jadikan teladan iman yang penuh KERENDAHAN HATI. Sebab ia sadar bahwa dirinya hanyalah sebagai pembuka jalan bagi Kristus.

2. Keberanian
“Bertobatlah dan luruskan jalan bagi Tuhan, karena Kerajaan Allah sudah dekat.”
Inilah KEBERANIAN Yohanes yang selalu bersikap tegas, jelas, lugas mewartakan kebenaran, dari padang gurun sampai istana Herodes. Ia tidak takut dihukum oleh karena kebenaran yang diwartakannya sebagai seorang nabi dan juru bicara Allah.

Di sinilah kita diajak untuk mempunyai KEBERANIAN menyuarakan suara yang baik bagi Allah dan sesama. Artinya Sabda Allah yang kita dengar hendaknya menjadi bagian di dalam hidup kita dan dengan demikian kita dapat menjadi suara ‘kebenaran’ bagi sesama yang lain, suara yang menghibur dan menyelamatkan! Suara yang membuat banyak orang merasakan kerahiman dan belaskasihan Allah!

Saudaraku, kita sebagai orang-orang beriman, dipanggil untuk menjadi ‘penunjuk jalan’ bagi sesama untuk bertemu dengan Kristus dan membawa banyak orang menjadi sahabat Kristus.

Salam Kasih dan Damai Sejahtera Kristus senantiasa menyertai kita sekeluarga. Amin.

(Visited 136 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *