Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan

 

~ Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan ~

Inilah ajakan untuk bersyukur dan bersukacita serta bergembira, karena kedatangan Mesias sudah semakin mendekat. Perayaan Natal sebagai kenangan dan aktualisasi kedatangan Tuhan memang selalu diwarnai dengan suasana syukur, sukacita, kemeriahan dan kegembiraan. Oleh karena itu dalam tradisi liturgi hari Minggu Adven III ini disebut Minggu Gaudete ~ Minggu Sukacita.

Mengacu pada bacaan Injil hari ini, Yohanes Pembaptis mewartakan pertobatan, yakni ‘berbalik’ dari kegelapan menuju ke sumber terang dan mengajak semua orang untuk menjadi ‘saksi’ yang penuh sukacita dengan menerima pembaptisan.
Adapun dua aspek yang diwartakan Yohanes Pembaptis dalam bacaan Injil hari ini, antara lain:

1. Tuntutan Etis
Yohanes Pembaptis memberikan arahan konkret tentang TUNTUTAN ETIS atau pedoman yang harus dilaksanakan sebagai wujud pertobatan sejati yakni hidup selaras dengan kehendak Allah.

Di sinilah kita diajarkan bagaimana menjawab pertanyaan yang selalu muncul yakni “apakah yang harus kami perbuat?”
Dalam konteks ini ada kesediaan untuk saling memberikan perhatian dan berbagi dengan sesama yang menjadi bagian dari hidup kita yakni menjalankan keadilan, kejujuran dan berbagi dengan sepenuh hati lewat profesi yang kita tekuni setiap hari. Sehingga melalui pelaksanaan profesi kita, “mereka melihat perbuatan kita yang baik dan memuliakan Bapa yang di sorga.”

2. Kedatangan Mesias
Yohanes Pembaptis datang untuk mewartakan pertobatan kepada semua orang supaya bisa layak menerima KEDATANGAN MESIAS.

Di sinilah Yohanes mengingatkan kita semua supaya berlaku adil dan jujur kepada Allah dan sesama. Sebab orang yang bersukacita itu bisa berdisiplin, selalu berlaku adil dan jujur terhadap sesamanya serta setia di dalam hidupnya.

Saudaraku, sabda Allah pada pekan adven ke III ini sangat menguatkan kita semua untuk bertobat. Mari kita membangun persaudaraan sejati dengan saling berbagi, berlaku adil dan jujur, menghormati hak-hak asasi sesama. Dengan demikian sukacita ilahi bukan hanya sebuah slogan, tetapi sungguh-sungguh dirasakan oleh semua orang.

Salam Kasih dan Damai Sejahtera Kristus senantiasa menyertai kita sekeluarga yang penuh sukacita menyambut kedatangan Mesias. Amin.

(Visited 56 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *