Putera Allah

 

– Putera Allah –
Inilah ‘identitas Yesus’.

Mengacu pada bacaan Injil hari ini, Kristus melarang para muridNya memberitahu identitasNya sebagai “Putera Allah”, kepada siapapun.
Adapun harapan dan makna dari larangan memberitahu identitasNya sebagai “Putera Allah” ini, antara lain:

1. PengenalanNya
Dalam PENGENALAN diriNya, Yesus selalu mengingatkan pentingnya ‘dimensi iman’ yang berpola salib yakni: ‘vertikal-personal’ kepada yang ‘ilahi’, sekaligus ‘horisontal-komunal’ kepada yang ‘insani’.

Di sinilah Yesus berharap, kita sebagai muridNya memiliki relasi personal baik dengan Allah maupun dengan sesama dalam suatu kebersamaan.

2. PengalamanNya
Dalam PENGALAMAN suka-duka dan tawa-tangis bersama para muridNya, Yesus selalu mewujudkan kasihNya.

Di sinilah Yesus berharap kita sebagai muridNya akan mengalami ‘keindahan’ pada saatnya nanti, berkat dari suatu kepercayaan.

3. PenyalibanNya
Dalam PENYALIBANNYA,_ yakni saat kehadiranNya “ditolak, dihina dan disalibkan”, merupakan ‘jalan’ mengenali pribadiNya secara utuh.

Di sinilah Yesus berharap, kita sebagai muridNya menyadari akan kehadiranNya yang meneguhkan di balik setiap ‘salib kehidupan’ yang membimbing kita pada keselamatan.

Saudaraku, marilah kita menghayati ‘makna’ dari kebersamaan, kepercayaan dan keselamatan ini secara mendalam sebagai murid Kristus agar kita kelak dibangkitkan bersama Dia, Putera Allah.

Salam Kasih dan Damai Sejahtera Kristus senantiasa menyertai kita sekeluarga sebagai muridNya. Amin

(Visited 8 times, 1 visits today)

Leave a Reply