Pertobatan

 

– Pertobatan –

Mengacu pada bacaan Injil hari ini, Kristus kecewa terhadap orang-orang Farisi sebab mereka tak memiliki niat tulus, tetapi mau mencobai Dia, yakni dengan meminta ‘tanda’ dari sorga. Sebenarnya yang menjadi masalah bukan kurangnya ‘tanda’, melainkan keangkuhan diri orang-orang Farisi karena ketertutupan hati dan budi mereka.
Adapun tiga sikap tobat yang tepat agar kita tak ingin ‘mencobai’ Yesus seperti orang-orang Farisi, antara lain:

1. Bersyukur
Orang-orang Farisi selalu menolak dan menyangsikan Yesus padahal mereka telah mendengar dan melihat berbagai ‘tanda’ yang dibuat Yesus: pengajaran, kesembuhan, pengusiran setan dan kebangkitan orang mati.

Di sinilah kita diajak untuk selalu BERSYUKUR karena ‘tanda’ itu sudah diberikan oleh Yesus sendiri mulai dari baptisan sampai di kayu salib, sehingga tak perlu lagi sibuk menjadi ‘pencari tanda’, tetapi justru menjadi ‘penanda’ akan kehadiran Allah lewat karya, kata, dan doa kita pada sesama.

2. Bersadar diri
Yesus sendiri hadir sebagai ‘tanda’ kehadiran Allah yang penuh kuasa.

Di sinilah kita diajak selalu BERSADAR DIRI dan rendah hati karena sungguh meyakini adanya campur tangan ilahi dalam hidup sehari-hari dan hanya Allah yang menjadi andalan kita.

3. Berserah diri
Yesus tahu betul kalau orang-orang Farisi tidak mempunyai niat yang tulus karena hati, mata dan telinga mereka tertutup oleh kesombongan dan cinta diri yang berlebihan.

Di sinilah kita diajak untuk BERSERAH DIRI kepada Allah, artinya membiarkan Allah menguasai kita, dan menjadikan kehendakNya sebagai kehendak kita.

Saudaraku, marilah kita mohon rahmat iman agar hati, mata dan telinga kita makin terbuka dan bersemangat jadi ‘tanda’ kehadiran Kristus bagi sesama.

Salam Kasih dan Damai Sejahtera Kristus bersama Bunda Maria selalu menyertai kita sekeluarga yang berani menjadi ‘tanda’ kasih Allah. Amin.

(Visited 12 times, 1 visits today)

Leave a Reply