Anak Penghiburan

 

– Anak Penghiburan –

Inilah nama salah satu rasul yang kita kenangkan hari ini, Barnabas tidak termasuk dalam bilangan kedua belas rasul tapi dia adalah seorang rasul besar yang selalu menjadi “anak penghiburan dan pengobar semangat”

Mengacu pada kisah Injil hari ini, kita bisa melihat ciri-ciri “anak penghiburan” yakni ketika Kristus meminta kepada para murid-Nya untuk ‘pergi’ dan berbuat baik, tulus, tanpa pamrih dan selalu mengandalkan Dia sebab ‘ketotalan’ pada Kristus akan meringankan dan membahagiakanmereka.
Adapun tiga ciri dasar ‘ketotalan’ yang nampak pada Barnabas, yang dapat kita maknai antara lain:

1. Bersahabat
Barnabas BERSAHABAT dengan Paulus yang awalnya di-“takuti” karena pernah membunuh para murid Yesus, dia terbuka dan mengajak Paulus ikut menjadi pewarta Injil.
Barnabas BERSAHABAT dengan Markus yang pernah “gagal”, namun dia tetap merangkul dan mengajaknya bekerja-sama dalam pelbagai misi.
Barnabas BERSAHABAT juga dengan para jemaat di Antiokhia dan di situlah murid-murid Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Di sinilah kita diajak untuk tetap belajar bersahabat dengan setiap orang dengan hati yang tulus.

2. Bersemangat
Barnabas BERSEMANGAT memberikan semua harta dari hasil ladangnya untuk Umat Beriman dan para rasul. Karena dia dipenuhi dengan api Roh Kudus, hati dan hidupnya tulus dan lurus.

Di sinilah kita diajak untuk belajar semangat iman Barnabas yang mewarnai pertumbuhan hidup iman jemaat.

3. Terlibat
Barnabas menjadi rasul yang TERLIBAT aktif dan produktif dalam suka dan duka jemaat. Ia menjadi contoh kekudusan bagi kita bagaimana dia yang memang sudah hidup mapan, malahan mempersembahkan dirinya hanya untuk Kristus yang menarik perhatiannya.

Di sinilah kita diajak untuk belajar dari kekudusan dan sikap keterlibatan Barnabas, dia tidak angkat tangan tapi selalu mau turun tangan demi kemuliaan ilahi dan kebaikan insani.

Saudaraku, Umat Beriman dan komunitas manapun selalu membutuhkan orang-orang seperti Barnabas ini, yang selalu mengupayakan perdamaian, keutuhan, kesatuan dan tahu menilai kemampuan dan kualitas diri orang.

Salam Kasih dan Damai Sejahtera Kristus senantiasa menyertai kita sekeluarga yang berupaya mewujudkan perdamaian. Amin.

Leave a Reply